Kain Sasirangan-Lulut Gawi Baimbai
Jenis Kain: Sasirangan
Nama Motif: Lulut Gawi Baimbai
Makna Motif: Menggambarkan semangat kebersamaan masyarakat Banjar yang senantiasa bersatu dalam setiap langkah kehidupan. Sulur-sulur yang saling bertaut melambangkan hubungan yang harmonis, saling mendukung, dan terus bertumbuh tanpa terputus. Bentuk motif yang simetris mencerminkan keseimbangan antara adat, budaya, dan perkembangan zaman, sementara lengkungan yang mengalir menjadi simbol harapan, kemakmuran, serta perjalanan hidup yang terus berkembang. Perpaduan warna ungu kemerahan dengan aksen putih melambangkan keberanian untuk berkarya, kemuliaan budi, serta ketulusan hati dalam menjaga warisan budaya Sasirangan agar tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.
Jenis Bahan: Katun
Ukuran: 2,5 m x 115 cm
Jenis Pewarnaan: Pewarna Sintetis
Teknik Pembuatan Kain: Tulis
Profil UMKM
Fahmi Sasirangan merupakan perajin sasirangan dan desainer pakaian yang sudah lama berkecimpung di bidang fashion. Sasirangan merupakan kain tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan. Sasirangan berasal dari bahasa Banjar yaitu “sirang” atau “menyirang” yang berarti teknik menjahit atau menjahit dengan menggunakan tangan.
Menu Website



fahmi_sasirangan_refa_gallery
Whatsapp
https://fahmisasirangan.com/