Fabric

Kain Batik Tulis Peranakan Ratna Mayuri

Rp 3,199,000

Product Description :

Fabric Type: Batik
Pattern Name: Ratna Mayuri
Pattern Meaning: Kain Batik Tulis Peranakan Ratna Mayuri - Katun Primisima Premium Kara Tungga (English: Ratna Mayuri Peranakan Hand-Drawn Batik - Exclusive Peacock Alas-Alasan Motif on Fine Cotton) “Permata Keanggunan yang Menari di Taman Kehidupan.” “A Precious Peacock in a Garden of Grace and Prosperity.” Filosofi & Desain: Ratna Mayuri berasal dari bahasa Sanskerta yang sarat akan kemewahan makna. Ratna berarti permata yang berharga, sementara Mayuri merujuk pada merak betina—sosok agung yang sejak lama melambangkan keanggunan, kemuliaan, kehormatan, serta pesona yang memikat hati. Mahakarya ini merupakan interpretasi kontemporer dari motif alas-alasan klasik yang dipadukan secara manis dengan nuansa estetika khas Peranakan. Di atas helai kain ini, guratan sulur-sulur dedaunan yang tumbuh subur menggambarkan sebuah filosofi kehidupan yang terus berkembang dan penuh keberlimpahan. Sementara itu, kehadiran bunga-bunga yang bermekaran indah mengalir menjadi simbol abadi dari harapan, kebahagiaan, dan berkah rezeki yang tak terputus. Sebuah pilihan sempurna untuk Anda yang mengapresiasi understated luxury. (English) Ratna Mayuri is derived from Sanskrit, where Ratna means a precious jewel and Mayuri refers to the graceful peacock—a timeless, regal symbol of beauty, nobility, prosperity, and high honor. This exquisite motif is a contemporary interpretation of the traditional Alas-Alasan pattern enriched with refined Peranakan aesthetics. Flourishing vines flow elegantly across the textile, representing continuous growth and abundance, while vibrant blooming flowers symbolize joy, hope, and life’s finest blessings—meticulously curated for heritage fashion enthusiasts.
Material Type: Katun
Size: 250 x 110
Coloring Type: Pewarna Sintetis
Fabric Making Technique: Tulis


KARA TUNGGA DKI Jakarta

MSME Profile

Kara Tungga is a Peranakan hand-drawn batik brand focused on preserving narratives that span the ages. The name Kara Tungga is derived from Sanskrit and means “Noble Light”. With a soft pastel palette and designs born from cultural acculturation, we strive to revive appreciation for Peranakan batik, which is gradually fading from the public sphere. We prioritize high-standard craftsmanship and curated service, ensuring that each piece embodies a relevant Peranakan aesthetic that is easily appreciated across generations.