Rapidino Tenun Ternate

Wastra Maluku Utara
Rapidino berasal dari bahasa Ternate yang artinya kain tenun. Menenun merupakan tradisi yang sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu oleh masyarakat Ternate khususnya di lingkungan Koloncucu yang berada di kelurahan Toboleu. Tradisi ini masih ada hingga sekarang, dan masih tetap dilakukan secara turun temurun dengan menggunakan alat tenun gedogan, walaupun dengan jumlah penenun yang sangat terbatas. Agar tenun terus berkembang maka dilakukan regenerasi penenun dan adaptasi teknik ATBM untuk pengembangan & inovasi produk tenun. Inovasi motif terus dilakukan yaitu motif cengkeh, motif burung bidadari, motif juanga, motif bambu, dan lainnya yang menceritakan ciri khas dan alam Ternate.