Centong Nasi Kayu Mahoni Bejenggo
Dimensi: Panjang 23 cm x Lebar kepala 7,5 cm
Jenis Bahan: Kayu mahoni pilihan dengan finishing beeswax alami
Nama Bejenggo diambil dari Biku Bejenggo, salah satu leluhur penting dalam tradisi masyarakat Rejang yang dikaitkan dengan Petulai Selupu. Nama ini dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Rejang. Sebagaimana centong digunakan untuk menyajikan nasi kepada keluarga dan tamu, produk ini melambangkan kebersamaan, kepedulian, dan tradisi berbagi. Dibuat handmade dari kayu mahoni pilihan dengan serat kayu alami yang unik pada setiap keping, centong ini ringan, nyaman digenggam, tahan lama, dan tidak mudah retak. Finishing beeswax food grade menjadikan permukaannya halus, elegan, aman digunakan, serta tidak berbau.
Profil UMKM
Lahir dari ide kreatif saat pandemi 2022, Woodartqu mengubah limbah kayu mebel menjadi kerajinan berseni menggunakan mesin bubut rakitan mandiri. Kami memproduksi perlengkapan rumah tangga estetik: vas, piring, mangkuk, nampan, talenan, dan alat makan. Setiap produk menonjolkan serat alami kayu dengan finishing beeswax food-grade yang aman dan ramah lingkungan. Inovasi terbaru kami adalah cangkir kayu premium berlapis stainless steel di dalamnya—solusi modern menjaga suhu panas/dingin tanpa mengubah rasa maupun estetika kayu asli. Dengan mengolah limbah menjadi karya, Woodartqu berkomitmen pada produksi berkelanjutan.
Menu Website



woodartqu
share
Whatsapp